Title of article
Kelimpahan dan Pola Sebaran Kerang-kerangan (Bivalve) di Ekosistem Padang Lamun, Perairan Jepara
Author/Authors
Riniatsih, Ita Universitas Diponegoro - Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan - Jurusan Ilmu Kelautan, Indonesia , Widianingsih Universitas Diponegoro - Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan - Jurusan Ilmu Kelautan, Indonesia
From page
53
To page
58
Abstract
Beberapa bivalve yang hidup di habitat padang lamun dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain tegakan dan jenis lamun, jenis substrat, kandungan bahan organik pada sedimen serta dipengaruhi oleh parameter lingkungan dan kualitas air. Pengambilan sampel bivalve dilakukan secara random dengan memperhatikan mintakat perairan yang memiliki hamparan padang lamun yang cukup luas. Berdasarkan hasil penelitian Thalassia hemprichii mendominansi jenis lamun dengan nilai kerapatan 195 ind/m² sampai dengan 598,3 ind/ m², Anadara ferruginea mendominasi bivalve di perairan Teluk Awur dengan nilai kelimpahan rata-rata 2,25 ind/m²., kemudian diikuti oleh Gafrarium tumidum. (1,75 ind/m²). Hal ini menunjukkan bahwa Anadara ferruginea dan Gafrarium tumidum berassosiasi dengan lamun Thalassia hemprichii. Pola sebaran A. ferruginea merata untuk semua stasiun, namun untuk G. tumidum pola sebaran cenderung mengelompok.
Keywords
Bivalve , Lamun.
Journal title
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences (IJMS)
Journal title
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences (IJMS)
Record number
2558528
Link To Document